Hantu-hantu Berjalan

Aku tiba-tiba tak mampu lagi menulis dengan baik. Jemariku kaku. Pikiranku beku. Aku sedang berada di sekitar orang-orang yang tak menarik diajak bicara. Aku mendengar orang selalu bercakap hal-hal yang sama setiap hari. Dengan bahasa yang membosankan dan dengan jenis pikiran yang kering, bersumbu pendek, tak cukup menjangkau dasarnya.  Aku seperti melihat hantu-hantu yang sedang … Continue reading Hantu-hantu Berjalan

Advertisements

Kenapa Kita Harus Ikhlas?

Dunia tempat dimana kita tinggal diisi banyak persoalan. Baik persoalan yang telah selesai, atau pun persoalan yang sedang berlangsung. Dan kelak, ketika persoalan yang sedang berlangsung ini selesai, akan muncul persoalan baru. Dunia pada satu sisi adalah tempat berkumpulnya persoalan-persoalan. Mulai dari bangun tidur, sampai tidur kembali, kita dihadapkan pada banyak hal yang harus diselesaikan. … Continue reading Kenapa Kita Harus Ikhlas?

Kapan Saat Kita Benar-benar Kesepian?

  Kesepian bukan hanya karena tak punya kekasih, ditinggal pergi orang yang dicintai, atau karena hidup sendiri di suatu tempat. Kesepian yang cukup menyakitkan adalah ketika tak seorang pun tertarik dengan kegelisahan kita. Tak satu pun mereka memahami apa yang kita khawatirkan. Kita kemudian merasa sendiri walaupun berada di tengah kerumunan. Kita seperti hidup tak … Continue reading Kapan Saat Kita Benar-benar Kesepian?

Benarkah Kita Sudah Menjadi Muslim? 

Syarat menjadi Muslim, salah satunya, bersyahadat. Asyhadu an lā ilāha illa Allāh, wa asyhadu anna Muhammadan Rasulullāh. Kita bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah, dan kita bersaksi bahwa Muhammad adalah utusa-Nya.  Bagi kita yang terlahir dari keluarga Muslim, tak ada upacara dimana kita secara "syah" menjadi Muslim. Berbeda dengan muallaf yang mengucapkan dua kalimat syahadat … Continue reading Benarkah Kita Sudah Menjadi Muslim? 

Tentang Kedatangan dan Kepergian

Setiap yang datang, pastilah ia akan pergi. Daun-daun yang semula datang sebagai pucuk, pada waktunya mereka akan mengering dan gugur. Buah-buahan yang menggantung di pohon, ada masanya mereka dipetik atau membusuk dan jatuh ke tanah, menjadi santapan cacing atau hewan lainnya yang juga kelak tiada. Memanglah kedatangan itu selalu disusul kepergian. Orang-orang yang semula tidak … Continue reading Tentang Kedatangan dan Kepergian

Kita Memang Rumput, Bahkan Lebih Rapuh Dari Itu

Kini kita hidup di jaman hoax. Kita sulit membedakan mana informasi yang benar, dan mana yang keliru. Padahal setiap hari, dari bangun tidur sampai tidur kembali, kita dibombardir informasi dari segala arah: sosial media, televisi, koran, atau kabar yang datang dari orang secara langsung. Karena kita tidak lagi punya standar untuk menetapkan (menjustifikasi) suatu informasi, … Continue reading Kita Memang Rumput, Bahkan Lebih Rapuh Dari Itu

Untukmu, Kalau Setuju Dengan Sartre, Maka..

...pertama-tama, mari kita katakan: "Enyahlah kau Immanuel Kant!" Kenapa pemikiran Kant begitu rumit? Sebuah dunia yang tidak kita tahu atau dunia yang kita tahu? Kok bisa dia bicara soal dua dunia sementara tidak tahu salah satunya? Bagaimana kalau dunia ternyata sekadar apa yang nampak saja? Kenapa kemudian jadi rumit? Jangan pikir saya tidak paham soal … Continue reading Untukmu, Kalau Setuju Dengan Sartre, Maka..