Jawaban-jawaban atas Makna Hidup

Sepanjang hidupku, aku berusaha merentangkan pikiranku sampai batasnya, sampai mulai berderit, untuk menciptakan sebuah pemikiran besar yang mungkin bisa memberi makna baru bagi kehidupan; sebuah makna baru untuk kematian, dan untuk menghibur umat manusia.“~ Nikos Kazantzakis

Dan jawaban-jawaban atas makna hidup, saya rangkum dalam tiga kategori: (rangkuman ini tidak mutlak)

(1) Jawaban negatif (nihilistik)–kehidupan tidak mempunyai makna. Jawaban ini tercermin dalam tiga bagian:
A. Peneguhan (affirmation)–adalah baik bahwa hidup tidak bermakna.
B. Penerimaan (acceptance)–adalah buruk bahwa hidup tidak bermakna, tapi kita menerima hal ini;
C. Penolakan (rejection)–adalah buruk bahwa hidup tidak bermakna, dan kita menolak hal ini;

(2) Jawaban Agnostik (skeptik)–kita tidak tahu apakah hidup itu bermakna atau tidak. Dua jawaban turunannya;
A. Pertanyaan tentang apakah hidup punya makna atau tidak, itu tidak masuk akal.
B. Pertanyaan tersebut masuk akal, tapi kita tidak tahu apakah kita dapat menjawabnya.

(3) Jawaban positif –hidup memiliki makna;
A. Jawaban supernatural (theistik) –makna hidup datang dari Tuhan.
B. Jawaban natural (non-teistik) –makna hidup diciptakan/diungkap dalam dunia natural (alamiah). Jawaban ini melahirkan jawaban yang terkait status makna hidup alamiah:
[i] Makna itu objektif, ditemukan atau diungkap oleh individu.
[ii] Makna itu subjektif, dibuat atau diciptakan oleh individu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s