Pertanyaan Warisan

Ada satu pertanyaan yang diwariskan sejak ribuan tahun sebelum Masehi. Pertanyaan yang berguna untuk mengurangi kesedihan. Ketika kita sedih, kecewa atau marah, tanyakan pada diri sendiri:”Siapakah yang mengalami ini?”

Pertanyaan sederhana dan terlihat sepele. Tapi jika ditanyakan beberapa kali pada diri sendiri, maka akan terasa misterinya. Iya, siapa sebenarnya yang sedang merasa sakit ini?

Kita akan menjawab “Aku”. Aku-lah yang sedang sedih ini, bukan kamu, dia atau mereka. Tetapi ‘aku’ itu sekedar kata, tanda, simbol yang disematkan pada sesuatu yang dengannya kita merasa itu adalah kita. Sesuatu yang sulit dipahami, dikenali, diidentifikasi, namun ia ada dan adanya itu sendiri terpaksa disebut ‘aku’ untuk membedakan dengan ‘kamu’.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s