Mencari Mata Air

Suatu ketika ada orang yang mendaki gunung. Begitu tingginya gunung sampai melewati batas awan. Selain melewati batas awan, gunung tersebut dipenuhi kabut. Cuaca begitu dingin. Mata nyaris tak dapat melihat. Ia tersesat.

Ia tak menemukan jalan pulang. Di saat hampir putus asa, ia teringat bahwa air selalu mengalir ke bawah. Ia pun mulai mencari mata air kecil dan mengikuti alirannya. Ia berharap bisa sampai ke kaki gunung.

Akhirnya, perlahan tapi pasti, ia mulai berhasil melewati batas awan dan menemukan jalan pulang. Mata air yang mengalir ke bawah telah membimbingnya menemukan jalan pulang. Mata air dijadikan pegangan olehnya. Ia mengikutinya sampai menemukan apa yang ia tuju.

Dari kisah tersebut kita belajar menemukan jalan hidup. Di tengah dunia yang penuh persoalan, kita seringkali tersesat. Kita perlahan-lahan kehilangan pegangan hidup, karena segala masalah datang bertubi-tubi. Ibaratnya keluar dari mulut harimau, masuk ke mulut singa. Tegangan hidup terus menghantam tanpa memberi jeda. Hidup menjadi daftar kebutuhan yang melelahkan.

Kita pun kerap kali kehilangan arah. Kita tidak lagi memiliki tujuan yang jelas. Pegangan hidup begitu rapuh dan mudah lepas. Prinsip yang dibangun terus berubah seiring perubahan cara pandang. Alhasil, kita tak lagi menemukan makna dari apa yang kita lakukan.

Ketika itu terjadi, buahnya ada dua: kecemasan dan penderitaan. Kita cemas atas apa yang akan terjadi di masa depan, apakah semua ini akan berakhir dengan bahagia, apakah anak cucu kita kelak akan mengenang dan mendoakan kita, dan kecemasan lainnya. Kecemasan itu melahirkan tegangan dan penderitaan dalam diri kita. Pada tingkat yang paling ekstrem, kita jatuh ke dalam lubang depresi.

Dengan demikian, kita perlu mencari mata air yang membantu kita menemukan jalan pulang. Jalan untuk kembali pada keceriaan dan kebahagiaan yang sesungguhnya. Jalan yang mempertemukan kita dengan pandangan hidup, pedoman, kesadaran yang membersihkan kecemasan dan penderitaan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s