Objektifitas

Objektifitas adalah pengakuan adanya realitas sebagai standar utama evaluasi. Pengakuan tersebut berarti menerima bahwa semua pengetahuan merupakan pengetahuan tentang realitas. Apa yang diterima sebagai pengetahuan menjadi satu-satunya sarana untuk menentukan kebenaran. Konsep benar dan salah hanya akan bermakna jika dikembalikan kepada realitas.

Objektifitas adalah upaya untuk kembali kepada realitas dalam menentukan kebenaran. Ia bertindak dalam membangun pengetahuan seseorang tentang realitas, dan membuat pikiran serta ide seseorang sesuai dengan kenyataan. Untuk bersikap objektif, realitas harus secara eksplisit menjadi standar untuk kemudian diperbandingkan. Objektifitas adalah proses yang secara aktif membandingkan pemikiran seseorang dengan realitas, dan ini hanya bisa dicapai jika tujuan dari perbandingan telah teridentifikasi. Tujuannya, tentu saja, untuk menetapkan standar validitas.

Adalah kesalahan umum bahwa seseorang tidak bisa bersikap objektif jika ia melibatkan subjektfitasnya ketika melihat realitas. Implikasinya adalah bahwa emosi atau motivasi tentu mencegah seseorang untuk berpikir secara akurat. Sejak objektivitas dipahami sebagai tindakan penyesuaian pemikiran atas realitas, maka jelaslah bahwa hal demikian mungkin terlepas dari pengaruh subjek yang berpikir.

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s