Pada Akhirnya

karena pada akhirnya kita akan saling melupa
tentang hari-hari kita bersama
kau menemuiku sebelum senja
aku tahu, waktu itu kau sangat sibuk
tetapi aku juga tahu, kau akan memilihku

tetapi apa yang pasti dari cinta, sayang?

seperti angin yang liar
kita mencoba menangkapnya
berlari dan terus berlari
hingga tak ada yang tersisa
kecuali nafas yang kita hirup sendiri

bukankah kemanapun kita pergi
tak pernah jauh dari diri sendiri,
diri yang tak sempat tuntas kita
mengenalnya?

ya, pada akhirnya kita saling melupa
tentang apa yang kita anggap rahasia
disembunyikannya rasa dari teman dan sahabat
entah kau dan aku pernah setuju
bahwa cinta tak perlu dikatakan
apalagi diberitakan

kini tinggal sepenggal ingatan
kau yang dahulu menggenggam tanganku
sebelum sempat akhirnya kau berlalu
bersama siapa yang sangat ku kenal
lantas ku menyerah
dan hidup diisi sisa kekalahan saja

(26 – 06 – 2015)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s