Jika Kau Senang

index

Maka tak pernah kau pikirkan, kemana si pengemis tua berbaju putih lusuh itu berjalan. Mengais kain berbuntal, berjalan tertatih menyusuri setapak kaki menjelma aspal panas, panas sekali akibat serakahnya kota. Dimanakah anaknya? Dimana cucunya? Kerabatnya? Saudaranya? ah, bukan itu. Dia tak butuh ditanya. Tidak seperti kau yang gemar memutar-mutar roda otak kiri dan kanan alih-alih menyusun perahu layar di laut shofia. Pergilah! biarkah buih-buih itu bergumam pada angin pagi dan sore hari, bercakap dan bergelut waris idiologi. Sementara burung-burung terbang saling mengejar, sesekali tertawa menonton segala peristiwa. Alangkah bodohnya, katanya. Manusia-manusia mati menjadi pemandangan mengasyikkan, sambil menonton TV, meminum kopi dan memeluk kekasih. Adakah sebab untuk tersenyum ditengah jutaan mayat manusia tenggelam dalam darah? Semua bohong, semua hanya berpura-pura, tanggasnya.Sang surya meliriknya dibalik awan hitam negriku, dia malu-malu seolah putri kahyangan memanjakan diri dalam kepompong ego. Seseorang tiba-tiba datang dan berteriak,”Keluarlah!”. Aduhai, teriakanmu manis sekali, menyentuh daun telinga yang polos ini. Benarkah? Masih adakah  keadilan yang menjadi perbincangan tak kunjung usai itu? Semua mata saling menatap. Tak ada suara, kecuali gigi grahamnya gemetar tak karuan. Hilanglah semua kepudaran, pada awan hitam kembali menampakkan diri. Hujan turun menyatu dalam alam pikir filsafat, katanya. Oh bapak, sedari tadi kau hanya tersenyum memungut sisa-sisa plastik di sela-sela masa tanpa tanggung jawab. Saat malam tiba, senja kembali mengumpulkan berkas-berkas peristiwa hari ini pada dinding-dinding ratapan anak manusia yang berkelahi dengan perubahan, keserakahan dan kemunafikan. Karena bui-buih lautan lenyap entah kemana, tapi mereka tak pernah meniada, akan berpulang kembali pada saatnya nanti.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s