Berjalan dan Terkapar

stick_figure_carrying_toolbox_md_wm

Oleh; Hendra

Terkapar di balik jubah-Nya
Dan memaksa kebebasan terpenjara dalam genggaman
Si Apa yang dikutuk murka pada ketentuan ?
Si diakah yang berlumuran darah,  mati karena mencuri ayam para Kiayi ?
Ah, tidak ! dia hanya berjalan pada garis ketetapan

Sejarah lari tunggang langgang, tergesa-gesa menyembunyikan jawaban
Sementara hari-hari terpatri masa tersenyum
Lalu, Si Apa yang disiksa lantaran perutnya diganjal batu karena lapar ?
Benarkah Si dia yang  merebut nasi para priyayi ?
Ah, tidak ! dia hanya  mencari keadilan

Di alam ini, burung-burung dipaksa berbicara  kedalaman lautan
Dan ikan-ikan gagap menjawab batas wilayah hutan
Semut-semut berderet, tertawa menggelegak tanpa malu
Di sudut sana, terliat harimau menangis tersedu-sedu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s